WHO Sebut Manfaat Vaksin AstraZeneca Lebih Besar Ketimbang Risikonya

- 7 April 2021, 07:39 WIB
Vaksin AstraZeneca. /REUTERS/Hannibal Hanschke

JAKSELNEWS.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan tidak ada alasan untuk mengubah penilaian mereka terhadap vaksin AstraZeneca. Menurut mereka, manfaat vaksin tersebut masih lebih banyak ketimbang risikonya.

Hal itu seperti dikatakan Rogerio Gaspar selaku Direktur Regulasi WHO yang menyatakan vaksin tersebut masih memberikan manfaat bagi pencegahan Covid-19. Saat ini WHO pun tengah mendiskusikannya bersama dengan para regulator Eropa sehubungan dengan efek yang ditimbulkan dari vaksin tersebut.

"WHO saat ini masih mempelajari risiko pembekuan darah yang ditimbulkan dari vaksin tersebut. Kami mendiskusikan ini bersama dengan para regulator Eropa, tempat dimana paling banyak mengalami efek samping dari vaksin itu," kata Gaspar mengutip laman Channel News Asia Rabu (7/4).

Seorang pejabat senior regulator obat-obatan Eropa mengatakan ada hubungan yang jelas antara vaksin Covid-19 AstraZeneca dan pembekuan darah yang sangat langka terjadi di otak. Meskipun penyebab langsung dari penggumpalan darah tersebut masih belum diketahui.

European Medical Agency (EMA) juga menambahkan, bahwa pihaknya masih melakukan peninjauan terhadap vaksin dan diharapkan untuk mengumumkan temuannya pada keesokan harinya. Hal itu juga didukung oleh Gaspar bahwa WHO akan secepatnya mencapai studi baru atas vaksin tersebut.

"Apa yang dapat kami katakan adalah bahwa penilaian yang dimiliki saat ini, yang juga sedang dipertimbangkan oleh para ahli adalah bahwa penilaian manfaat serta risiko untuk vaksin sebagian besar masih positif," katanya dalam konferensi pers di Jenewa.

"WHO telah berhubungan dengan berbagai komite ahli nasional dan regional yang akan memutuskan status regulasi vaksin," tambah Gaspar.

"Untuk saat ini belum ada bukti bahwa penilaian manfaat-risiko untuk vaksin perlu diubah," tambahnya. ***

Editor: Winda Destiana Putri


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X