Sejalan dengan WHO, Malaysia Akan Terus Gunakan Vaksin AstraZeneca

- 7 April 2021, 12:00 WIB
Vaksin Astra Zeneca coronavirus disease (COVID-19). /REUTERS/Clodagh Kilcoyne

JAKSELNEWS.COM - Polemik pemberian vaksin AstraZeneca untuk menekan angka kematian Covid-19 masih terus bergulir. Di beberapa negara, vaksin tersebut tidak boleh digunakan.

Namun berbeda dengan yang dilakukan oleh Malaysia. Sejalan dengan penilaian WHO bahwa vaksin AstraZeneca masih membawa banyak manfaat ketimbang risiko, Malaysia akan terus menggunakan vaksin tersebut.

"Malaysia akan terus menggunakan AstraZeneca dalam program vaksinasi Covid-19," kata Menteri Kesehatan Adham Baba.

Dr Adham mengatakan keputusan itu dibuat pada pertemuan Komite Khusus Jaminan Akses Pasokan Vaksin COVID-19 pada Selasa (6/4) kemarin. Dia mengklaim bahwa menurut data klinis manfaat vaksin tersebut masih dikatakan banyak.

"Penggunaan vaksin AstraZeneca akan terus berlanjut. Pasalnya, berdasarkan data klinis yang tersedia masih menunjukkan manfaat daripada kerugian," kata Dr Adham kepada wartawan, mengutip laman Channel News Asia.

Dia mengatakan kementerian kesehatan mencatat efek samping yang dilaporkan dan kasus trombositopenia atau jumlah trombosit darah yang rendah. Menurut laporan media, tujuh dari 30 orang yang menerima vaksin AstraZeneca di Inggris menderita masalah pembekuan darah.

Regulator kesehatan Inggris dilaporkan sedang mempertimbangkan rekomendasi untuk melarang penggunaan vaksin AstraZeneca untuk orang muda karena kekhawatiran tentang pembekuan darah yang sangat langka.

Jumat lalu, kementerian kesehatan Malaysia memberikan persetujuan bersyarat untuk vaksin AstraZeneca yang akan dipasok melalui fasilitas COVAX oleh produsen Korea Selatan SK Bioscience.

"Malaysia juga akan membeli 10 persen vaksin AstraZeneca dari Thailand melalui pembelian langsung," kata Dr Adham.

Halaman:

Editor: Winda Destiana Putri


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X