Trump Melarang Penggunaan WeChat, Bisnis Apple di China Terancam

- 12 Agustus 2020, 14:51 WIB
Logo aplikasi WeChat.* /Twitter @WeChatApp

JAKSELNEWS.COM – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melarang individu dan perusahaan di Amerika Serikat untuk menggunakan aplikasi WeChat. Dengan adanya aturan ini, bisnis Apple di China terancam.

"Itu merupakan upaya untuk menghalangi perusahaan AS beroperasi di China," ungkap Administrasi Trump pada Rabu, 12 Agustus 2020 seperti dikutip Jakselnews.com dari artikel Potensi Bisnis dengan judul Bisnis Apple di China Terancam Akibat Trump Boikot WeChat yang melansir Warta Ekonomi.

Menurut beberapa analis, Apple harus berhenti menawarkan aplikasi WeChat di iOS App Store seluruh dunia.

Baca juga: Perempuan Keturunan Asia Kamala Harris Digaet Joe Biden Jadi Calon Wapres

Hal ini tentu akan memiliki pengaruh besar terhadap penjualan iPhone di dunia. Sebagaimana data dari Analis TF International Securities Ming-chi Kuo yang terkenal dengan risetnya terhadap Apple, pengiriman iPhone di seluruh dunia dapat turun hingga 25-30%.

Sementara itu, produk Apple lainnya seperti AirPod, iPad, MacBook, dan Apple Watch diperkirakan akan turun sekitar 15-25%.

"Jika aplikasi dihapus dari App Store AS, pengiriman produk mungkin turun kurang dari 3%," tambah Kuo.

Namun, terkait aturan baru ini, pihak Apple belum menanggapi pertanyaan terkait penghapusan aplikasi WeChat dari App Store.

Menurut bukti yang didapat dari Weibo terkait hal ini, lebih dari 1,2 juta dari 1,3 juta orang di China memilih untuk mengganti ponselnya dari pada tidak bisa menggunakan aplikasi WeChat.

Halaman:

Editor: Husain F.P

Sumber: Potensi Bisnis


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X