BNPB, Pemprov, dan Menteri Jokowi Bekerja Sama Menanggulangi Bencana di NTT dan NTB

- 7 April 2021, 15:55 WIB
Bencana NTT /ARAHKATA/Twitter.com/@BNPB_Indonesia

JAKSELNEWS.COM - Evakuasi dan koordinasi terus dilakukan berbagai pihak berwenang untuk mengatasi dampak bencana banjir dan longsor yang terjadi di sejumlah kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. Selain fokus pada evakuasi dan penanganan warga yang masih mengungsi, Badan Nasional Penanggulana Bencana (BNPB) juga berupaya untuk mencegah penularan Covid-19 di pengungsian. 

Presiden Jokowi turut menyampaikan dukacita dan meminta agar BNPB, Basarnas, Panglima TNI, Kapolri, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan saling bekerja sama. BNPB dan Pemerintah Provinsi NTT pun menyatakan kesiapan mereka untuk memberikan bantuan dana hunian sementara. 

Bantuan dana ini diberikan sebesar Rp 500.000 per kepala keluarga setiap bulannya agar tenda pengungsian tidak terlalu padat. Tentunya hal ini dilakukan demi mencegah penularan Covid-19

Baca Juga: Proyek Pertama Pangeran Harry Dan Meghan Markle Di Netflix Bertajuk 'Heart of Invictus'

Selain itu, terbatasnya tenaga medis dan fasilitas kesehatan juga menjadi masalah lainnya selama warga berada di tenda pengungsian. Kemenkes dikabarkan telah berkoordinasi untuk mendatangkan dokter dari wilayah terdekat seperti Sulawesi Selatan dan Jawa Timur. 

Tidak hanya tenaga medis, Kemenkes juga akan mendatangkan suplai obat-obatan, alat medis, serta alat rapid antigen ke seluruh daerah terdampak bencana di NTT dan NTB. Terjadinya bencana banjir di NTB  dan bencana banjir dan tanah longsor di NTT diperkirakan karena adanya siklon tropis Seroja.***

 

Editor: Husain F.P


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X