Hari Hak Asasi Manusia Sedunia 2020, Jokowi Singgung Masalah Kebebasan Beribadah

10 Desember 2020, 15:08 WIB
Presiden Joko Widodo. (Youtube/Sekretariat Presiden) /Youtube/Sekretariat Presiden

JAKSELNEWS.COM - Hari Hak Asasi Manusia (HAM) sedunia diperingati setiap tanggal 10 Desember. Tahun ini, Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo memberikan sambutannya secara virtual.

Pemerintah berkomitmen bahwa perlindungan dan pemenuhan HAM di Indonesia menjadi pilar penting bagi negeri ini agar menjadi bangsa yang lebih beradab, lebih tangguh dan lebih maju.

“Kita memiliki komitmen yang sama, bahwa penghormatan, perlindungan dan pemenuhan HAM menjadi pilar penting bagi Indonesia untuk menjadi bangsa yang lebih beradab, lebih tangguh dan lebih maju,” ujar Presiden Joko Widodo dalam Sambutan Hari HAM sedunia di kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Menurut Presiden, ia telah menugaskan Menkopolhukam agar menuntaskan masalah HAM yang pernah terjadi di Indonesia.

“Kita harus bekerja sama menyelesaikannya dan mencurahkan energi kita untuk kemajuan bangsa. Melalui Menkopolhukam, saya telah menugaskan agar penyelesaian masalah HAM masa lalu terus dilanjutkan yang hasilnya bisa diterima semua pihak serta bisa diterima dunia internasional," ujar Jokowi.

“Komitmen pemerintah dalam penegakan HAM telah dituangkan pada Rencana Aksi Nasional HAM 2020-2025. Hak sipil, politik, ekonomi, sosial, serta budaya harus dilindungi secara berimbang dan tidak ada satupun yang terabaikan," sambungnya.

Jokowi juga mengingatkan seluruh pihak untuk bekerja sama dalam menangani pandemi Covid-19 ini dan menjaga agar pandemi tidak memperburuk pemenuhan HAM.

“seluruh pihak harus terus bekerja keras untuk menghambat penyebaran virus, mengobati yang sakit, mencegah kematian, dan memberikan bantuan ekonomi bagi masyarakat kurang mampu yang terdampak,” kata Jokowi.

"Bersamaan dengan itu, kita juga harus menjaga agar pandemi tidak memperburuk upaya pemenuhan hak asasi masyarakat," imbuhnya.

Jokowi meminta aparat dan seluruh aspek pemerintah bisa secara responsif menyelesaikan masalah kebebasan beribadah di beberapa tempat.

"Selain itu, kita masih menghadapi beberapa masalah yang harus kita selesaikan. Saya mendengar masih ada masalah kebebasan beribadah di beberapa tempat. Untuk itu saya minta agar aparat, pemerintah pusat, daerah, secara aktif dan responsif untuk menyelesaikan masalah ini secara damai dan bijak," ujarnya.

Jokowi juga mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur juga harus didedikasikan sebagai prasarana pemenuhan HAM dengan menjamin keterjangkauan hak mobilitas, kesehatan, pangan, dan kebutuhan dasar yang merata termasuk bahan bakar satu harga.

Presiden RI mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menghormati Hak Asasi Manusia.***

Penulis: Zihan Berliana Ram Ghani

Editor: Setiawan R

Sumber: YouTube Sekretariat Presiden

Tags

Terkini

Terpopuler