Jokowi Mengaku Kena Ejek Gegara Rencana Pemerintah Ingin Kuasai Saham Freeport

- 29 Maret 2024, 14:04 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Presiden Joko Widodo (Jokowi). /Antara/Muhammad Adimaja/

PIKIRAN RAKYAT JAKSEL - Presiden Joko Widodo menyebut, rencana agar Indonesia dapat menambah kepemilikan saham PT Freeport Indonesia tidak dapat sambutan positif. Rencana agar Indonesia menjadi pemilik 61 persen saham justru diejek.

"Kadang-kadang ini kok di dalam negeri kita ambil seperti ini ngga ada yang dukung, diem-diem saja, malah sebagian mem-bully. Tapi saya sudah biasa dihina, difitnah, dicacimaki, diejek, saya terus saja, kalau saya yakini bener, saya akan terus," ujar Presiden Joko Widodo, dalam acara Kongres HikmahBudhi, Kamis, 28 Maret 2024.

Menurut Presiden, saat ini Freeport Indonesia sudah bukan lagi perusahaan milik Amerika Serikat.

Baca Juga: Mudik Gratis Lebaran 2024 Pemprov DKI Jakarta, Ini Daftar Kota dan Kabupaten Tujuannya

"Sudah milik Indonesia, milik negara kita," ucap Presiden.

Posisi mayoritas kepemilikan RI di Freeport Indonesia membuat pendapatan negara bertambah.

Sehingga dengan rencana penambahan saham di Freeport Indonesia menjadi 61 persen akan semakin menguntungkan negara.

Presiden juga menegaskan, bahwa dirinya tetap konsisten dengan hilirisasi, termasuk pengembangan digitalisasi hingga ekonomi hijau. Sebagai arah pembangunan Indonesia untuk menjadi negara maju.***

Editor: Ikbal Tawakal


Tags

Artikel Rekomendasi

Terkait

Terkini

Terpopuler

Pemilu di Daerah

x