Ini Dia Isi Rekaman CCTV yang Perlihatkan Sosok Yodi di Pekan Kematiannya

- 25 Juli 2020, 20:47 WIB
Kartu Identitas Metro TV, Yodi Prabowo. /ANTARA

Satu dari beberapa bukti pendukung yang membuat Polda Metro Jaya menyimpulkan bahwa Editor Metro TV Yodi Prabowo tewas akibat bunuh diri adalah rekaman CCTV toko perkakas di Rempoa, Tangerang Selatan.

Dalam rekaman tersebut, terlihat Yodi masuk ke dalam toko, berbelanja, lalu kembali lagi ke tempar parkir. Seluruh aktivitas itu dilakukan Yodi dalam jangka waktu 8 menit.

"Pisaunya dibelinya sendiri. Buktinya CCTV, bon, struk, sampai ke tempat parkir, semuanya ada. Waktu dia masuk dan keluar hanya delapan menit," kata dia.

Durasi waktu yang terbilang singkat itu, ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, menegaskan bahwa korban memang sengaja mendatangi toko tersebut untuk membeli pisau.

"Hanya satu yang dia cari, yaitu pisau. Dengan asumsi masuk 8 menit, selesai pilih, datang ke kasir, parkir, dan menuju ke kantor. ini adalah bukti pendukung," kata Tubagus.

Tubagus mengatakan, pihaknya menduga kuat Yodi melakukan aksi bunuh diri dengan cara menusukkan pisau tersebut ke tubuhnya.

"Pisau adalah alat yang diduga kuat untuk melukai. Dari mana datangnya pisau ini? Bukti pendukung CCTV toko perkakas di Rempoa,” sambungnya.

Kemudian, lanjut Tubagus, merek khas yang tertera di pisau yang ditemukan di TKP kematian Yodi, menuntun polisi ke toko perkakas di Rempoa tersebut. Pasalnya, merek tersebut hanya dijual di toko tersebut.

Berdasarkan data penjualan toko, dalam sepekan, hanya satu pisau yang terjual. Pisau itu terjual tepat pada pekan kematian Yodi.

Pisau tersebut, ujar Tubagus, dibeli Yodi sekitar pukul 14.21 WIB,

Halaman:

Editor: Setiawan R

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X