Ini Deretan Festival yang Akan Digelar di MotoGP 2022 Mandalika, Ada Pertarungan Dua Lelaki Bersenjata Rotan

- 10 Desember 2021, 10:00 WIB
Tradisi Peresean NTB
Tradisi Peresean NTB /Kemenparekraf

JAKSELNEWS.COM - Para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Lombok, juga sudah siap-siap menyambut MotoGP 2022 di Mandalika. Festival akan menjadi agenda di MotoGP 2022.

Peresean merupakan pertarungan antara dua lelaki yang bersenjatakan tongkat rotan (penjalin) dan berperisai kulit kerbau yang tebal dan keras (perisai disebut ende). Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat suku Sasak, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Pertarungan sengit para pemain yang profesional, dengan menggunakan senjata rotan yang bisa melukai tubuh petarung hingga mengeluarkan darah. Nilai patriotisme yang begitu mendalam yang berkaitan dengan sejarah suku Sasak Lombok.

Baca Juga: Dari Kaki Gunung Slamet, Pengusaha Kecil Gula Palma Memanfaatkan Revolusi Industri 4.0

Para petarung yang biasa disebut pepadu menggunakan celana yang dibalut dengan penutup kain khas Lombok dan kain ikat kepala. Pada bagian atas, mereka tidak menggunakan baju apapun alias bertelanjang dada. Alat pelindungnya sebuah perisai yang merupakan bagian dari senjata dan tongkat rotan untuk bertarung.

Selama tarung berlangsung, pepadu akan diawasi oleh wasit atau disebut pekembar. Ada dua pekembar yang mengawasi jalannya pertarungan, yaitu pekembar sedi yang mengawasi jalannya pertarungan dari luar arena, dan pekembar tengah yang mengawasi jalannya Peresean di tengah arena.

Baca Juga: MengenaL LAMIKRO, Aplikasi Pembukuan Lengkap untuk Pelaku Usaha Mikro

Seperti pada gelaran World Superbike WSBK lalu, Festival Mandalika Mataram Fair dan Pameran Mutiara juga akan dihelat di di MotoGP 2022 Mandalika. Festival Mandalika Mataram Fair menampilkan sejumlah produk UMKM dan ekonomi kreatif yang ada di NTB. Pameran Mutiara merupakan ajang unjuk hasil kerajian mutiara dari Lombok yang terkenal hingga manca negara.

Kedua gelaran terbukti memberikan dampak positif berupa kenaikan omzet yang signifikan. Keduanya menumbuhkan rasa optimistis bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di NTB untuk bangkit pasca pandemi.

Halaman:

Editor: Ririn Wulandari

Sumber: Kemenparekraf https://www.disbudpar.ntbprov.go.id


Tags

Artikel Rekomendasi

Terkait

Terkini