Presiden Jokowi Kenakan Pakaian Suku Baduy, Pemprov Banten Bangga

- 18 Agustus 2021, 12:44 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenakan baju adat Suku Baduy saat menghadiri sidang tahunan MPR, Senin, 16 Agustus 2021.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenakan baju adat Suku Baduy saat menghadiri sidang tahunan MPR, Senin, 16 Agustus 2021. /Instagram/@jokowi

JAKSELNEWS.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten merasa bangga ketika Presiden RI Joko Widodo mengenakan pakaian adat suku Baduy saat menghadiri Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2021. Senin, (16 Agustus 2021).

Gubernur Banten, Wahidin Halim menyatakan bahwa dirinya bangga dan sangat  mengapresiasi, karena baju adat Baduy dipergunakan oleh Presiden Jokowi dalam Sidang Istimewa DPR/MPR RI.
 
Hal ini diungkapkan Wahidin setelah Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 Tingkat Provinsi Banten di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Selasa (17 Agustus 2021).
 
“Ada satu sistem dan pola kehidupan masyarakat Baduy yang perlu kita contoh, salah satunya sistem ekonomi gotong royong," 
 
"Sistem sosialnya memberikan suatu contoh tersendiri, di antaranya tradisi yang mengatur hubungan dengan masyarakat lain, sistem lahan, bagaimana mereka bisa survive sejak ratusan tahun lalu,” ujar Wahidin.
 
 
Gubernur WH menambahkan, sistem ekonomi gotong royong yang dipegang teguh oleh masyarakat Baduy merupakan nilai yang tidak lekang oleh dinamika perkembangan zaman.
 
Pada kesempatan tersebut, Gubernur WH mengatakan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2021 saat ini, memberikan makna hakiki amanah kemerdekaan untuk mengisi pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia.
 
“Salah satu upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat itu dengan memberikan layanan kesehatan dan pendidikan. Amanah kemerdekaan adalah membangun dan mensejahterakan rakyat,” ujarnya.
 
Wahidin mengungkapkan masyarakat Indonesia saat ini tidak lagi mengusir penjajah dan melawan kolonialisme, tapi yang dilakukan adalah mengisi pembangunan dan mewujudkan harapan masyarakat.
 
Selain itu, Gubernur WH juga mengimbau kepada seluruh pihak agar mematuhi protokol kesehatan dalam perayaan hari kemerdekaan RI ke-76, khususnya tidak menimbulkan kerumunan.
 
 
“Rayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia tapi tetap menaati protokol kesehatan,” ujar Wahidin.
 
Sebelumnya disisi lain Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy mengaku bangga dan terharu menyaksikan Presiden Jokowi mengenakan pakaian adat khas Provinsi Banten dari suku Baduy dalam forum resmi lembaga tertinggi negara yang diikuti secara virtual oleh seluruh daerah di Indonesia.
 
"Tentu saja kita masyarakat Banten patut berbangga dan secara pribadi saya juga merasa terharu," ujar Wagub Andika usai mengikuti secara virtual Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten dengan agenda mengikuti sidang tahunan MPR, Senin (16 Agustus 2021).
 
Andika mengatakan dirinya merasa bangga dan terharu karena penghargaan yang begitu tinggi dari negara kepada masyarakat adat Baduy sebagai masyarakat adat khas Provinsi Banten dengan dikenakannya baju adat Baduy itu oleh Kepala Negara Presiden Jokowi pada forum tertinggi negara.
 
Selain itu, Wagub Andika mengatakan, momen dikenakannya baju khas Baduy oleh kepala negara kali ini juga adalah momen yang sakral yakni momen peringatan kemerdekaan bangsa Indonesia.
 
 
Diketahui, Presiden Jokowi selalu mengenakan baju adat yang berbeda tiap menghadiri sidang tahunan MPR. 
 
Tahun lalu Jokowi mengenakan pakaian adat Sabu dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Dan tahun sebelumnya, Presiden Jokowi mengenakan baju adat suku Sasak Nusa Tenggara Barat (NTB).
 
Kini, Presiden Jokowi mengenakan baju adat dari suku Baduy, suku asli di Provinsi Banten. 
 
Pakaian yang dikenakan Jokowi berupa baju pangsi serba hitam dengan ikat kepala batik khas Baduy berwarna hitam bercampur biru dan juga mengenakan tas Koja yang merupakan tas rajut khas Baduy.
 
Sebelum menutup pidato kenegaraannya menyambut HUT RI ke-76 di forum tersebut, Presiden Jokowi mengumumkan bahwa dirinya mengenakan baju adat Baduy, pakaian khas suku Baduy, masyarakat adat asal Provinsi Banten.
 
Presiden Jokowi mengatakan, dirinya memilih baju adat tersebut karena kesederhanaannya dan kenyamanan saat dikenakan.
 
 
"Terima kasih kepada Bapak Jaro Saija, Kepala Adat Suku Baduy yang telah menyiapkan baju adat ini," ujar Jokowi disambut tepuk tangan anggota dan pimpinan DPR/MPR RI peserta sidang baik yang hadir secara fisik maupun virtual.***

Editor: Husain F.P

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x